filosofikode.me

Dogma

December 08, 2018 • ☕️ 2 min read

Gue disini bukan ingin membahas tentang agama ataupun politik. Tapi lebih ke sebuah ‘Doktrin’. Terus, kenapa enggak ngasih judulnya ‘Doktrin’ aja, ya?

Setiap tulisan yang pernah gue terbitkan di blog, hampir gue selalu menyertakan kalimat kurang lebih seperti: ‘Jangan percaya dengan nasihat yang ditulis oleh seseorang dari internet’. Untuk sekedar mengingatkan untuk pembaca yang memang kurang bijak atau kurang dewasa dalam menyerap segala informasi yang ada di internet.

Ada suatu ‘saran’ yang biasanya terkait dengan membaca: Membaca lebih efektif bila dilakukan sebelum tidur. Sekilas, tidak ada yang salah. Yang pertama bisa menyebabkan kita dengan mudah tertidur, karena tidur itu susah. Kedua, karena kondisi menjelang tidur biasanya tenang. Jadi kita bisa membaca dengan fokus.

Sayangnya, menurut gue ini ada efek samping nya juga untuk kita. Kita cenderung hanya ingin membaca buku ketika ingin tidur. Meskipun belum masuk waktu tidur, namun dengan kondisi yang tenang, secara tidak langsung kita memiliki fikiran ah ini bukan waktu tidur, nanti aja deh baca buku nya. Gue pernah merasakan dulu kondisi seperti itu.

Lalu menjadi sebuah kebiasaan: Membaca buku sebelum tidur. Kebiasaan yang menarik, bukan?

Dan ini masalahnya. Karena kebiasaan gue sebelum tidur adalah membaca buku, secara tidak langsung setiap gue mau membaca buku ketika bukan waktu tidur, otak gue seperti selalu menepis.

Me: Mau baca buku ah Otak: Selow lah, ini kan bukan waktu mau tidur! Me: Bangsaaaaaddd

Karena otak dan kebiasaan gue membentuk nya seperti itu! Tapi itu dulu ya, gue inget banget waktu itu. Sekarang (dan Alhamdulillah lumayan berhasil), doktrin gue berubah menjadi: Waktu yang paling tenang untuk membaca buku adalah sebelum tidur. That’s it. Enggak peduli tentang efektifitas kalau gue baca buku apakah ketika ingin tidur atau bukan, yang gue ingin: Ketika gue merasa ingin baca buku, just fucking read it. Mau tidur atau bukan, just do it. Merasa tidak efektif setelah gue membaca tersebut? Ulangi lagi pas waktu menjelang tidur! Biasanya gue melakukan kegiatan tersebut (yang dua kali) kalau membaca buku berbahasa inggris ataupun buku hasil terjemahan.

Sekarang, gue bisa membaca buku kapan pun tanpa peduli setan dengan efektif atau enggak. Efektif adalah nilai yang relatif, banyak parameter yang menentukan apakah sesuatu tersebut efektif atau tidak.

Okeoke, selamat malam minggu. Jadi pengen lanjutin baca buku Side Hustle lagi setelah beberapa bulan tertunda karena sibuknya kerjaan dari kantor. Sekarang gue punya banyak waktu luang, so make it count!

Thanks for reading this, don’t trust me & fuck you.


Fariz Rizaldy

Personal blog by Fariz Rizaldy.
Now Page About Fariz