Fitur Mac OS Mojave yang gue suka

Setelah gue menulis tentang Fitur iOS 12 yang gue suka, sekarang waktu nya fitur Mojave yang gue suka. Tulisan ini gue buat draft dulu, karena besok udah mulai ngantor huhuhu.

Seperti yang sudah kita tau, OS Mojave (Mac OS 10.14) ini masih developer preview, belum publish ke public, jadi sabar ya tunggu release. Mojave ini sedang meng-gembor-gemborkan Dark Mode, dan gue suka. Dari El-capitan sampai High Sierra pun gue udah pakai Dark Mode, sayang nya hanya sebatas di Menubar. Nah dengan Mojave, sampai ke Window pun akan ter-implementasi Dark Mode sodara-sodara.

Kalau mau liat fitur lengkapnya, bisa cek disini. Karena di tulisan ini gue cuma ngeshare fitur-fitur yang gue suka aja. Mari kita mulai. Gue screenshot dulu sebagai Proof of Concept takut disangka hoax karena Indonesia lagi darurat hoax

Dark Mode

Oooojelas! Ini yang paling gue suka, enggak peduli pagi-siang-malem, gue selalu menggunakan Dark Mode, bukan hanya di Mac OS, tapi di semua aplikasi/website yang mendukung Dark Mode (Seperti Telegram, Twitter, dll). Seperti biasa, untuk mengaktifkan dark mode via System Preferences, dan ini preview nya

Gue meng-enable "Use LCD font smoothing when available", karena menurut gue font native nya Mojave ini jelek banget diliat, mungkin nasib layar enggak retina. sad. Ini tampilan Finder versi Dark Mode (dan versi Mojave) nya

Dan ini yang ditunggu-tunggu, versi Safari nya!

iya iya sekalian promosi twitter siapa tau belum follow kan

Dan masih banyak lagi kalau pengen di pamerin.

Quick Looks

Ini cocok banget untuk melakukan sesuatu sederhana seperti viewing dan editing. Editing misal crop foto/video, view misal nya buka PDF (dengan cepat) tanpa membuka Preview. Dan bisa membuat anotasi, ini contohnya

sorry mailchimp :(

Misal temen kantor lo ngirim berkas tuh ya, terus lo bisa quick look kan, naah bisa langsung coret-coret deh untuk revisi kek dospem kalau ada yang enggak beres.

Screen Recording

Sebenernya ini biasa aja, karena di versi sebelumnya pun udah ada. Beda nya, lebih simple, enggak usah buka Quicktime > New Screen Record > record lagi. Terus bisa milih yang direkam apa aja (per-window kah, per-selection kah), dan bisa dengan mudah untuk clipping.

Seperti biasa menggunakan command+space bedanya dilanjutkan dengan 5. Jujur untuk fitur skrinsut nya gue kurang suka, karena gue biasa menggunakan Yandex Disk (biasanya buat ngeblurin sesuatu). Tapi kalau lo enggak butuh blur-bluran, yaaa gpp.

Take a photo

Aaaah ini yang paling gue suka, yang pertama take a photo from iPhone. Meskipun enggak bisa langsung share "screen" dari iPhone, tapi setidaknya ini sangaaat gue suka. Bayangin gue ingin meng-upload foto langsung ke Mac, tanpa harus upload. Gue buatin gif nya nih

Bukan hanya take photos aja, tapi bisa Scan Documents, atau bisa langsung bikin skrinsut sesuai seleksi. Sayangnya belum semua aplikasi yang dukung fitur ini (atau browser gue aja kali ya yang belum ngedukung?), seandainya mendukung (mungkin bisa baca via clipboard), duh life-saver banget.

Apple News

Gue sebenernya bukan tipe orang yang suka baca random berita, tapi gue harus up to date dengan tren yang sedang hot. Yaa misalnya tentang acara WWDC, rumor-rumor apple, dll. Apple News ini keren banget dari segi interface dan pengalaman nya.

gue enggak tau kenapa di skrinsut "Active" sidebar nya jadi gitu

btw logo nya mirip dota. Ah iya, kalau situs kesayangan lo mendukung format Apple News, coba aja cari di Searchbar (scroll ke atas di sidebar), kalau ada silahkan follow. Ini pengalaman ketima membaca nya.

Clean kan ya

Stocks

Ini bonus aja sih, dan enggak kepake-kepake amat. Tapi ngerasa keliatan keren aja kalau lagi nongkrong, monitorin grafik saham anjay. Enggak cuma saham, mata uang (dan cryptocurrency) juga bisa, ini contohnya gue melihat harga Rupiah

Uh sedihnya grafik nya merah semua, kapan tajir nya gue.

The new App Store

Ini yang kampret. Tampilan App Store terbaru bikin gue greget pengen beli-beli apps yang sebenernya enggak butuh-butuh banget.

Dan menurut gue dengan tampilan baru nya ini, membuat berbagai developer merasa nyaman karena telah membuat aplikasi untuk Mac. Kenapa? Enggak ada monopoli dari "Top Free" yang biasanya didominasi oleh company besar dan company itu lagi itu lagi. Lo bikin apps keren? Sangat berguna? Tapi competitor lo perusahaan gede? Don't worry, selagi memang keren dan orang-orang seharusnya menggunakan aplikasi lo, maka aplikasi lo akan mudah diakses oleh user.

Ini contohnya:

Acorn (yang dibuat oleh Flying Meat, cuma 2 developer kalau enggak salah), disejajarkan dengan Affinity Photo (yang you know lah). Bukan bermaksud gimana ya, tapi kan dengan begini kita dapet rekomendasi aplikasi bagus yang bukan didapat dari monopoli (Top Free/Top Paid). Terlebih ada section "Editor Choice".

Privacy dan Security

Gue enggak terlalu tertarik dengan ini (karena pakai VPN, PrivacyBadger, dan uBlock Origin) untuk di browser. Dan kalau untuk global, misal suatu aplikasi ingin "merekam" layar lo, maka akan ada window popup bahwa aplikasi tersebut ingin. Selain itu ada juga automatic strong password (enggak gue pake juga karena gue pakai LastPass).

More?

Silahkan cek landing page nya disini. Gue banyak enggak tertarik karena useless setidaknya untuk diri gue. Kalau lo tipe orang yang bergantung dengan SIRI, sering menggunakan iMessage & Facetime, memiliki konsep rumah Smarthome, daaaan di banyak nyimpen file di Desktop, mungkin lo tertarik dengan fitur lain yang ditawarkan.

Oke jadi gitu aja, tulisan ini bakal di publish otomatis jam 07:00 WIB, thanks for stopping by.

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.