Keeping Minimalist

Dengan menghapus beberapa aplikasi yang jarang dipakai.

Ada banyak aplikasi yang udah gue install di laptop gue. Enak nya Mac, install aplikasi enggak seribet next next next di Windows. Download dari App Store, atau download dari internet, dan drag-and-drop ke direktori Applications.

Aplikasi paling banyak yang gue install adalah browser; Ada Google Chrome, Google Chrome Canary, Yandex, Opera, Firefox, Firefox Developer Edition, Safari, Safari Developer Preview, Brave, Vivaldi, dan satu lagi yang gue lupa nama nya.

Yang kedua adalah Text/Code Editor dan IDE; Visual Studio Code, Visual Studio Code Canary, Sublime Text 3, Atom, WebStorm (btw pakai student license), XCode (ini yang paling gede!), MacVim, dan Text Mate.

Sisanya aplikasi gak jelas yang gue install untuk alasan iseng & produktivitas.

Padahal

Yang sering gue pakai cuma beberapa, dan untung nya aplikasi beberapa ini menyediakan versi web app nya.

Slack, Skype, Discord, Simplenote, dll.

Dan 80% dari aplikasi yang gue install adalah dibuat menggunakan ELECTRON. Dan you know the size & the memory management. Discord yang 100MB lebih masa kalah sama Sketch yang cuma < 80MB. Ya, the power of Native.

Demi alasan efisiensi, gue hapus aplikasi-aplikasi tersebut.

Dan sekarang yang tersisa hanya Dropbox (personal), iCloud (built-in) dan Yandex Disk (kantor) untuk Cloud Storage; Visual Studio Code & iTerm (Vim!) untuk text editor dan terminal; Google Chrome Canary, Opera, dan Safari untuk Web Browser, Sketch untuk desain-desain, SourceTree untuk VCS (git) gui management (sebelum nya sama Git Kraken);

Telegram untuk komunikasi (kantor)--Goodbye Slack, Skype, dan Discord!You have a web app, right?--Insomnia untuk gui REST test (masih belum nyaman pakai httpie), Dashlane untuk password manager (masih mikir sih mending pakai LastPass atau Dashlane. Kalau dari ukuran menang LastPass, untuk efisiensi menang Dashlane. Kumaha atuh?), Spark (personal-business) dan Polymail untuk email client, Team Viewer & Zoom untuk remote conference, Typora untuk nulis-nulis dan disimpen di Dropbox (goodbye Simplenote!), dan Todoist untuk task management. Dan lain-lain yang enggak penting kalau gue sebutin semua.

Ahh hidup menjadi lebih indah~

Aplikasi based-on Electron yang masih terinstall adalah VSCode (I can't live without), Kap (Screen recording), dan Now Desktop. Lumayan, laptop gue jadi jaran goyang lagi kipas nya.

Dan tentu nya yang enggak gue hapus adalah DOTA!!! Meskipun jarang main, tapi kalau lagi stress butuh game pasti main Dota (goodbye Paladin dan SMITE)

Intinya semua aplikasi yang ada di laptop gue cuma aplikasi-aplikasi yang sering gue pakai aja, untuk yang sering banget gue simpen di Dock (iTunes, Safari, Telegram, Sketch, SourceTree, Opera, iTerm, dan VSCode).

Sisanya, aplikasi yang running on background; Atau aplikasi yang kadang bakal gue pakai (Spark, Polymail, dll)

Jadi enggak ada aplikasi yang terinstall di laptop gue dan sia-sia (cuma karena ikut tren aja install nya).

So, ada berapa aplikasi yang ada di laptop lo dan jarang banget lo pake? Kalau banyak, cik hapusin. Kasian HDD/SSD lu!

Update: Sekarang gue hapus insomnia.rest dan pakai Cocoa REST, hapus dashlane dan pakai LastPass.

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.