Membuat laptop lebih berguna

Dengan hanya menggunakan aplikasi yang digunakan dan membuang aplikasi yang enggak berguna.

Ini versi laptop, nanti gue mau share versi mobile.


Banyak aplikasi yang menarik untuk digunakan, terlebih di lingkungan Mac. Dulu gue banyak install aplikasi menarik, karena suka aja. Setelah banyak mikir, banyak baca, dan yeah. Hampir 60% aplikasi tersebut enggak digunakan. Bukan masalah di storage, gue ingin membiasakan hidup "hanya gunakan sesuatu yang gue butuhkan".

Mungkin sama seperti di dunia nyata, ada yang suka dengan membeli berbagai sepatu; Berbagai pakaian, dll. Entah karena hobby (meng-koleksi), atau memang karena pengen beli aja.

Gue enggak mau hidup seperti itu, gue pengen terbiasa dengan hanya menggunakan sesuatu yang gue butuh aja, bukan yang gue mau. So here is my application

2018-05-30_11-24-25

Enggak ada yang menarik, kan? Tapi setidaknya 90% aplikasi tersebut hampir gue pakai setiap hari, 10% nya aplikasi bawaan mac (yang enggak bisa dihapus).

  1. Spark. Ini email client bagus banget (secara fungsionalitas, integritas, dan interface. Gue pakai untuk email kantor dan email newsletter (gue subscribe ke beberapa newsletter haha)
  2. Polymail. Ini sama email client juga, fitur yang paling gue suka adalah dia bisa menampilkan notifikasi, kalau email yang gue kirim udah dibaca. Biasanya gue pakai untuk kirim email ke client.
  3. LINE. Buat komunikasi sama anak kampus
  4. Telegram. Ini untuk komunikasi sama temen kantor, grup kantor, dan orang-orang yang gue kenal dari internet.
  5. Visual Studio Code. Yeah, ini my primary code editor
  6. Xcode. Kalau lagi hacking dengan swift/objective-c. (biasanya wiken). Enggak mungkin kalau uninstall ini
  7. MacVim. Vim bawaan di terminal kurang enak, tapi sering nya pakai yang terminal kalau lagi ssh. Pakai MacVim kalau lagi nulis blog di markdown
  8. Sequel Pro. MySQL GUI client, ada beberapa project yang menggunakan database MySQL.
  9. DB Browser for SQLite. Ini untuk sqlite nya, biasanya untuk berhubungan dengan database ketika di development
  10. Zeplin. Ini keperluan kantor sih, untuk inspect element yang UI Designer buat di Sketch
  11. Google Chrome & Safari. Setiap orang pasti menggunakan ini. Safari enggak didelete karena enggak bisa didelete~
  12. Dropbox. Cloud storage pribadi
  13. Yandex Disk. Cloud storage di kantor
  14. Todoist. My personal todo list manager. You know lah buat apa
  15. Spectacle. Ini buat ngatur "Window" di suatu aplikasi. Jadi enggak usah pakai mouse/touchpad lagi untuk ngatur posisi/ukuran window
  16. ImageOptim. Every Web Engineer should install it. Ini untuk keperluan compress lose-less image
  17. TeamViewer. Kadang temen gue rese minta bantuan sesuatu, dan gue lagi enggak bisa dateng ke kosan nya. Jadi tim vieweran aja
  18. iTerm. My primary terminal, gue enggak suka terminal bawaan mac karena sucks
  19. CocoaRestClient. Every web engineer should install it too. Untuk keperluan testing API, enggak pakai Postman/Insomnia karena Electron.
  20. LastPass. Hmm, masih menggunakan password yang sama untuk setiap akun? Gue install desktop app nya karena males kalau install di browser.
  21. Fork. Git GUI client. Walau via cli udah nyaman banget, kadang gue harus menggunakan Git GUI, sering nya kalau pas Conflict~
  22. Amphetamine. Ini untuk mencegah laptop gue sleep. Bisa di setting pengen berapa menit, sering nya gue pakai kalau lagi nonton
  23. Juice. Buat replacement battery client mac. Si juice ini berisik banget kalau batere udah 10%, soalnya gue suka lupa untuk cas laptop. Kalau pakai battery client bawaan, paling cuma ada notif, sampai 3% kalau enggak dicas, mati
  24. Skype. Ini dulu gue gunakan untuk video call sama client, semenjak pas udah enggak freelancing & remote working, jadi jarang dipake sebenernya. Tapi karena ldr, biasanya pakai Skype untuk vcall haha. Kecuali kalau telegram udah ada fitur video call, baru gue bisa mikir untuk ngapus ini
  25. Simplenote. note bawaan mac enggak enak banget, jadi lebih suka pakai Simplenote, karena selain sesuai namanya ("simple"), juga karena support markdown.
  26. Cyberduck. Ini untuk manage cloud files/S3 bucket gue.
  27. Dash. Ini untuk dokumentasi offline, mungkin seperti devdocs.io. Sering gue pakai kalau lagi offline
  28. PodcastMenu. Gue suka dengerin podcast (ini unofficial client nya overcast), dan karena ini hanya mac menu bar, jadi gue makin suka dengan PodcastMenu.
  29. Evergreen. Ini aplikasi RSS reader, gue subscribe ke beberapa blog yang suka gue baca.

Total 30 aplikasi (Safari enggak masuk list!). Dan dari 30 aplikasi ini gue gunakan semua. Paling yang mingguan cuma Skype, dan yang kadang cuma TeamViewer. Kalau sampai bulan depan enggak pakai TeamViewer lagi, jadi bakal gue hapus.

Untuk disk storage pun jadi lumayan ringan, selain karena aplikasi Electron nya cuma satu (VSCode!), juga karena aplikasi native mac itu kecil-kecil ukuran nya hahaha.

2018-05-30_11-51-03

(App beserta data nya total nya cuma 33Gb-an!). Ini pun gue enggak pernah delete cache di mac. Kalau game gue cuma install satu: Dota 2. Si chess bawaan mac dan enggak bisa di delete.

Prinsip aplikasi yang gue install adalah: Fungsional, has nice GUI, cross-platform (mobile-tab-desktop), dan bukan dibuat menggunakan ELECTRON (kecuali VSCode haha).

Lalu, ada berapa aplikasi yang kalian install di laptop kalian? Dan ada berapa aplikasi yang kalian benar-benar pakai, hah?

P.S: Udah delete TeamViewer. Paling pakai Skype aja screen sharing.

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.