Menjadi iOS Developer atau Mac Developer?

TL; DR: iOS Developer. Thanks me later.

Udah dari bulan-bulan lalu gue ingin fokus menjadi "Apple" Developer, working for Apple by making apps to AppStore, langkah nyata yang udah gue pilih adalah dengan join Apple Developer Program sebesar $99 per-tahun.

Sebelum nya gue masih hilang arah, sama seperti ketika menentukan ingin menjadi seorang Frontend/Backend Developer di dunia web, yang pastinya gue enggak bakal memilih menjadi Fullstack Developer. Dan diranah Apple Developer pun gue dilema. Meskipun cakupan nya "sama-sama Frontend", tapi Mobile dan Desktop tentunya memiliki arsitektur yang berbeda, bisa dilihat dari Framework yang ditawarkan pun beda: AppKit & UIKit.

Kalau lo enggak mau menghabiskan waktu lo untuk baca tulisan ini untuk mendapatkan kesimpulan nya apa, silahkan baca paragraf paling pertama. Kalau lo mau tau tentang "Why" nya, lanjutkan.

The Marzipan

Bukan, bukan marzipan sejenis permen yang dijelaskan di Wikipedia. Marzipan merupakan sebuah project (yang masih private) yang mana membuat developer bisa membuat aplikasi untuk Desktop & Mobile menggunakan satu framework. Mungkin seperti di dunia React, yang mana kita bisa membuat aplikasi untuk mobile menggunakan React Native, dan membuat "port" untuk Web App nya menggunakan react-native-web.

Itulah mengapa menurut gue kalau lo seseorang yang baru terjun ke "Apple" developer mendingan ke iOS, karena di tahun 2018 ini Apple "katanya" akan merelease project Marzipan ini. Tentu enggak se-magic membuat code di iOS, maka akan "langsung" berjalan di Mac, akan tetapi project ini sangat menjanjikan terlebih melihat sampai sekarang Slack masih menggunakan Electron untuk desktop application nya.

Dilihat dari interface nya Slack aja, seperti nya tidak sulit untuk di port ke Mac app, paling ada limitasi di shortcut, dll nya. Dan drag-and-drop pun ternyata bisa diimplementasi di Marzipan ini, kebetulan gue follow orang-orang yang bekerja untuk Apple dengan membuat app, salah satu nya adalah Peter Steinberger yang membuat PSPDFkit.

Is Mac Developer, dead?

Absolutely not, obviously. Dengan bisa membuat aplikasi lintas platform, bukan berarti kita bisa langsung menjadi seseorang yang ahli di bidang tersebut. Untuk isomorphic rendering di dunia Web pun, yang mana DOM di render di server dan client, memiliki aturan dan arsitektur yang berbeda. Frontend bukan hanya mengubah desain menjadi document, dan Backend bukan hanya membuat CRUD.

Dan untuk di ranah ini pun sama, mobile bukan hanya memproses sesuatu berdasarkan user tap, dan desktop bukan hanya berdasarkan user click. Ada limitasi, API, yang berbeda di setiap platform nya.

Kesimpulan

Pahami iOS Development terlebih dahulu, untuk pemula seperti gue. Kalau lo udah lama di dunia iOS Development, tentu tulisan ini tidak berguna, dan pasti nya lo udah tau isu tentang Marzipan ini, karena lo join Apple Developer Program.

Berkat marzipan ini gue merasa bersyukur karena bisa membantu gue dalam membuat aplikasi Mac, tanpa pusing dengan perbedaan dan limitasi AppKit dan UIKit alias Cocoa & Cocoa Touch. Thanks for making Developer Experience better.

Dan gue excited dengan project ini, and now is time for hacking with iOS Development.

Pelajari lebih lanjut:

- Marzipan, Daring Fireball.

- UXKit and why "UIKit for macOS" is important

- Exclusive: An Inside Look at Marzipan, Appleā€™s Secret Plan to Unify macOS and iOS Apps

- zhuowei/MarizpanTool

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.