Now, I’m Quit from Instagram

Setelah gue menulis tentang udah enggak buka Facebook disini dan berhasil, sekarang gue mau coba enggak buka Instagram.

80% aktifitas yang gue habiskan di mobile adalah membuka Instagram. Bangun tidur, Ke kamar mandi, mumet pas kerja, pas makan, dan lain-lain. Yeaah, banyak orang yang addicted dengan Instagram, termasuk gue. Padahal Instagram enggak ada apa-apa nya.

Cuma untuk pamer.

Dan pengen tau kegiatan seseorang melalui Instagram Story nya tersebut, fuck you Instagram Story!

Setelah gue enggak main Facebook lagi, gue ngerasa hidup gue makin tenang & produktif. Less distraction. Perjuangan enggak main Instagram ini berat banget, dari yang pertama gue: Disable notification badge untuk Instagram (thanks iOS!), disable notification, dan sekarang gue uninstall. Gue ganti password (random 32 characters length), dan enggak gue save di Lastpass.

Kan bisa reset password!

Ini tricky, dan it works setelah gue ber-eksperimen dengan Facebook.

Gue utak-atik /etc/hosts/ di laptop gue, jadi setiap gue akses https://facebook.com, dia bakal ngebuka localhost.

Kalau jam kerja, langsung buka kerjaan gue. Oh my!

Kalau lagi enggak kerja, muncul page error seperti ini

2018-02-04_14-21-38.png

Dan ini pun gue lakuin ke Instagram. Semoga works~

Jadi kalau request reset password atau gimana, yaa enggak muncul halaman yang dituju. it’s safe.

Kan bisa edit /etc/hosts/ nya lagi?

Hah? Sepenting itu kah sampai niat mau edit lagi?

 How to reach me?

Gue aktif di Twitter dan Linkedin. Kalau mau chatting yang bersifat urgent dan (almost) fast-response, bisa chat gue di Telegram.

So, feels free to say hello!.

 
2
Kudos
 
2
Kudos

Now read this

Persetan passion, realistis aja.

Ketika Deadline Driven Development menyerang Sebagai seorang Developer, setiap orang memiliki passion atau keinginan besar tersendiri: Writing clean code Following any standard rules Document your code clearly Namun ketika proses... Continue →